PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA DIGITAL: TANTANGAN DAN RESPON

 

Penulis:
Shofiyun Nahidloh, S.Ag., M.H.I., M. Faiz Nashrullah, S.H.I. M.H.,
Rohmatul Faizah, S.Pd.I. M.Pd.I., Muhasim, S,Pd,I. M.Pd.,
Dr. Hosaini, S.Pd.I., M.Pd., Dr. Muntaha, SS., M.Pd.I, Drs. Fadloli, M.Pd.I.,
Hilyah Ashoumi, M.Pd.I., Dr. Fazlul Rahman, Lc., M.A.Hum.,
Lailatul Maghfiroh M.Pd.I, Nur Mutamakkin, M.Pd.,
Dr. Minhaji, M.Pd.I., Anik Sunariyah, S.Pd.I, M.Pd.I


Salah satu ciri utama era digital yang terjadi saat ini adalah terjadinya perubahan yang sangat cepat dalam berbagai lini kehidupan. Perkembangan pesat di bidang teknologi informasi saat ini berakibat pada terjadinya bermacam perubahan di bidang sosial, ekonomi, budaya, dan bidang lain.

Menghadapi perubahan ini dibutuhkan kemampuan adaptasi yang tinggi dan kesetiaan pada nilai-nilai agama dan budaya agar kita dapat bertahan serta tidak kehilangan jati diri. Salah satu ciri era digital adalah mudahnya agama dan budaya dari wilayah lain di dunia diakses oleh manusia secara pribadi, yang berdampak pada diabaikannya budaya dan agama masyarakat setempat.    

Dalam konteks ini, pendidikan agama Islam (PAI) menemukan sisi urgensinya dalam menjaga nilai-nilai agama Islam tetap lestari dan diamalkan oleh generasi muda Islam. Namun di sisi lain, perubahan cepat di era digital juga memunculkan tantangan besar bagaimana pendidikan agama Islam diajarkan kepada generasi muda yang umumnya menghabiskan waktunya di dunia maya. Belum lagi isu tentang kemajuan genetika, ekonomi digital, hingga artificial intelligence.   

Buku ini disusun berdasarkan latarbelakang tersebut, dengan tujuan memberikan wawasan kepada para pendidik agama Islam mengenai cara menghadapi disrupsi informasi dan perkembangan ipteks sambil memaksimalkan pembelajaran PAI demi membekali peserta didik dengan iman dan nilai-nilai religius. Terkait dengan hal itu, pembahasan dalam buku ini dibagi menjadi dua belas bab, dan tiga tema payung untuk setiap empat bab. Tema payung tersebut adalah kontekstualisasi PAI di era digital, integrasi Islam dengan disiplin ilmu, dan inovasi metodologi pembelajaran PAI.